Publisher Theme
I’m a gamer, always have been.

Atas Nama Cinta, Seorang Pria Lamar Sang Kekasih lewat Game

9

Sponsored

Dibuat teruntuk “dia”.

Harus diakui, video game terkadang bisa merepresentasikan suatu ekspresi yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh developer. Karena tidak sedikit pihak pencipta game yang juga kedapatan membawa pesan-pesan “propaganda” menurut versi mereka sendiri di dalam karyanya. Apalagi bila mengambil contoh game Death Stranding yang dikenal sangat spartan sekali dalam menyerukan pesan tentang pentingnya menjalin suatu koneksi dengan orang lain.

Seolah ingin mengiterasikan secuil makna yang tengah disiarkan oleh game buatan Kojima tersebut, seorang pria bernama Denis Wells nampaknya baru saja melakukan hal yang lebih personal dari itu. Berbekal pengalaman dalam mengembangkan game dan seni mendesain secara pixel, Dennis langsung melaporkan bahwa dirinya telah sukses menjalankan misi yang selama ini sedang ia perjuangkan.

Sponsored

Melalui video youtube yang baru beliau unggah di bawah, Dennis menunjukan kepada calon pasangan hidupnya yang bernama Cheyenne sebuah game 2D Side Scrolling yang ditujukan khusus untuk dirinya. Game yang dibuat langsung melalui tangan Dennis tersebut menampilkan langsung karakter Cheyenne dalam wujud pixel yang sedang menjelajahi berbagai dunia, lalu bertemu dengan para NPC-NPC yang terasa familiar dan penuh akan bermacam kenangan.

Tujuan terselubung Dennis dalam merancang game itu baru mulai Cheyenne sadari saat ia hendak menamatkannya. Dibuat selama 9 bulan, game ini memberikan ending yang cukup begitu mengharukan bagi Cheyenne. Dengan pilihan ya atau tidak, “maukah kau menikah denganku ?” – tulis Dennis.

Cheyenne sendiri yang tak kuasa menahan isak tangis, langsung tanpa ragu menjawab “ya” (dari game sekaligus perkataannya) dan memeluk erat tubuh Dennis. Lalu semuanya pun diakhiri dengan kemunculan cuplikan layar to be continued atau “bersambung”. Hmm, sungguh romantis ya ?

Leave A Reply

Your email address will not be published.